EBT Jadi Strategi Dorong Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 18:29 WIB
"Kemajuan peradaban, teknologi, gaya hidup, pertumbuhan ekonomi telah menyebabkan permintaan terhadap energi terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban menyediakan energi yang cukup, merata, terjangkau dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.
(Baca Juga: Target Bauran Energi Baru Terbarukan 23% Harus Terealisasi 2025)
Arifin menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk mempercepat proses transisi energi dan meningkatkan investasi EBT di Indonesia. Di antaranya, menyiapkan rancangan Peraturan Presiden yang mengatur pembelian listrik EBT PT PLN (Persero), menciptakan pasar baru energi baru terbarukan, hingga memaksimalkan implementasi bio energi melalui percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di 12 kota.
"Kemudian pelaksanaan program B30, mendorong panas bumi berbasis kewilayahan melalui Flores Geothermal Island untuk pemenuhan beban dasar listrik di pulau Flores, Nusa Tenggara Timur serta pengenalan program drilling untuk mengurangi resiko eksplorasi oleh pengembang," jelasnya.
Dia berharap penyelenggaraan Indo EBTKE ConEx 2020 pada 23-28 November 2020 nanti dapat memberikan masukan terhadap pengembangan EBT di Tanah Air.
(Baca Juga: Target Bauran Energi Baru Terbarukan 23% Harus Terealisasi 2025)
Arifin menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk mempercepat proses transisi energi dan meningkatkan investasi EBT di Indonesia. Di antaranya, menyiapkan rancangan Peraturan Presiden yang mengatur pembelian listrik EBT PT PLN (Persero), menciptakan pasar baru energi baru terbarukan, hingga memaksimalkan implementasi bio energi melalui percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di 12 kota.
"Kemudian pelaksanaan program B30, mendorong panas bumi berbasis kewilayahan melalui Flores Geothermal Island untuk pemenuhan beban dasar listrik di pulau Flores, Nusa Tenggara Timur serta pengenalan program drilling untuk mengurangi resiko eksplorasi oleh pengembang," jelasnya.
Dia berharap penyelenggaraan Indo EBTKE ConEx 2020 pada 23-28 November 2020 nanti dapat memberikan masukan terhadap pengembangan EBT di Tanah Air.
(fai)
Lihat Juga :