Ah Ternyata, 'Perkawinan' Bank Syariah BUMN Belum Sah

Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:37 WIB
"Ini punya potensi dari sisi demand dan punya skala internasional," jelasnya.

Dia menambahkan proses merger ini belum resmi. Hanya baru melakukan penandatanganan CMA. Nantinya merger resmi akan diumumkan minggu ketiga Oktober. ( Baca juga:Cairkan Hubungan, FBI Buka Kantor di Markas Pusat Kepolisian Kamboja )

"Proses ini belum resmi merger. Ini baru conditional merger agreement (CMA). Jadi di minggu ketiga announce mergernya. Dan kita akan mengurus perizinan di OJK," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!