Menlu Retno: Nilai Perdagangan dengan Swiss Meningkat di Saat Pandemi

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 18:09 WIB
Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Pejabat Pemerintah Swiss Saat Kunjungan. Foto/Ist
JAKARTA - Ada kabar gembira yang dibawa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melakukan kunjungan ke Bern dan dan Jenewa, Swiss, bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Tim Kementerian Kesehatan. Retno mengatakan ada beberapa poin penting usai melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Swiss dan kalangan dunia usaha di sana.

Pertama Indonesia mengapresiasi kebijakan Swiss yang memasukkan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas kerja sama pembangunan untuk tahun 2021-2024. Indonesia pun mengusulkan kiranya isu kesehatan dapat dimasukkan sebagai salah satu bidang kerja sama.



"Kerja sama kesehatan ini dapat berupa, antara lain, penguatan kerja sama antar institusi, telemedicine, riset dan inovasi," kata Retno, dalam siaran persnya yang diterima, Sabtu (17/10/2020). ( Baca juga:Agar Industri Otomotif Bisa Ngegas, Kemenperin Minta Rem Pajak Dilepas )

Kedua, lanjut Retno, Indonesia mengharapkan agar ratifikasi IE CEPA dari pihak Swiss dapat segera dilakukan. Indonesia juga mengharapkan agar negosiasi perjanjian investasi bilateral dapat diselesaikan paling lambat awal tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!