Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Orang Kaya Terus Menabung, Artinya?
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:02 WIB
"Impor barang konsumsi juga tertekan sebesar -9,3% dari awal tahun hingga September. Jadi kinerja perdagangan masih perlu dikritisi karena ekspor mengalami penurunan -5,81% sepanjang Januari-September 2020," katanya.
Dia menambahkan, inflasi terlalu rendah karena tekanan daya beli masyarakat. Deflasi bahkan terjadi dalam beberapa bulan dengan inflasi inti (core inflation) hanya 1,86% per September 2020. Inflasi yang rendah berakibat pada harga jual barang yang tidak sesuai dengan ongkos produksi dari produsen. ( Baca juga:UU Ciptaker Tak Cukup Kerek Investasi, Pengamat: Banyak Hal Harus Diperbaiki
Ferdi Rantung )
"Bahkan tidak sedikit yang menawarkan harga diskon agar stok tahun sebelumnya bisa habis terjual. Dalam jangka panjang, jika inflasi tetap rendah maka produsen akan alami kerugian bahkan terancam berhenti beroperasi," tandasnya.
Dia menambahkan, inflasi terlalu rendah karena tekanan daya beli masyarakat. Deflasi bahkan terjadi dalam beberapa bulan dengan inflasi inti (core inflation) hanya 1,86% per September 2020. Inflasi yang rendah berakibat pada harga jual barang yang tidak sesuai dengan ongkos produksi dari produsen. ( Baca juga:UU Ciptaker Tak Cukup Kerek Investasi, Pengamat: Banyak Hal Harus Diperbaiki
Ferdi Rantung )
"Bahkan tidak sedikit yang menawarkan harga diskon agar stok tahun sebelumnya bisa habis terjual. Dalam jangka panjang, jika inflasi tetap rendah maka produsen akan alami kerugian bahkan terancam berhenti beroperasi," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :