Penanganan Covid-19, PUPR Bangun Fasilitas Observasi dan Isolasi di Lamongan

Jum'at, 08 Mei 2020 - 12:05 WIB
Rumah sakit ini nantinya memiliki daya tampung untuk 82 pasien dengan ruang perawatan yang terpisah bagi setiap pasien yakni 75 tempat tidur observasi dan 7 tempat tidur isolasi. Pembangunan direncanakan dibuat per blok, yaitu bangunan screening yang terdiri dari laboratorium, X-Ray, ruang petugas, administrasi dan farmasi.

Pembangunan gedung rumah sakit ini bersifat permanen, sehingga setelah pandemi COVID-19 reda keberadaan rumah sakit ini dapat dimanfaatkan untuk rumah sakit infeksi dan yang lain. Jenis rumah sakit yang akan dibangun adalah Rumah Sakit Tipe C dengan ketentuan standar mengacu pada peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Konstruksi yang dimulai pada 1 Mei 2020, ditargetkan selesai pada awal Juni 2020. Hingga saat ini progres pembangunan rumah sakit itu sudah mencapai 7,7 persen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!