UMP 2021 Stagnan, Pemerintah Harus Jamin Harga Pangan Stabil
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:29 WIB
Oleh sebab itu, dalam rangka mendukung keberlangsungan sektor usaha serta menghindari potensi terjadinya PHK yang lebih besar lagi ke depannya sehingga justru tidak membebani beban hidup buruh/pekerja, pemerintah memutuskan bahwa UMP tahun 2021 tidak mengalami kenaikan dibandingkan UMP tahun 2020.
Namun demikian, lanjut Joshua, dalam rangka menjaga tingkat konsumsi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah yang bekerja di sektor non-formal yang terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19, pemerintah perlu tetap mendukung melalui program perlindungan sosial pada tahun 2021.
"Meskipun pemerintah sudah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial dalam PEN dalam APBN 2021, pemerintah juga perlu menambahkan alokasi anggaran untuk pos perlindungan sosial bagi pekerja/buruh yang terkena dampak pandemi," ungkap dia.
(Baca juga: Transformasi Digital Solusi Atasi Krisis Iklim dan Pemulihan Ekonomi )
Selain itu, meskipun tidak terdapat kenaikan UMP tahun 2021, pemerintah juga perlu memastikan stabilitas harga pangan apalagi di tengah potensi La Nina, sehingga tidak mendorong peningkatan harga-harga pangan yang signifikan. Pasalnya, kenaikan harga pangan dapat memicu penurunan daya beli masyarakat.
Namun demikian, lanjut Joshua, dalam rangka menjaga tingkat konsumsi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah yang bekerja di sektor non-formal yang terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19, pemerintah perlu tetap mendukung melalui program perlindungan sosial pada tahun 2021.
"Meskipun pemerintah sudah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial dalam PEN dalam APBN 2021, pemerintah juga perlu menambahkan alokasi anggaran untuk pos perlindungan sosial bagi pekerja/buruh yang terkena dampak pandemi," ungkap dia.
(Baca juga: Transformasi Digital Solusi Atasi Krisis Iklim dan Pemulihan Ekonomi )
Selain itu, meskipun tidak terdapat kenaikan UMP tahun 2021, pemerintah juga perlu memastikan stabilitas harga pangan apalagi di tengah potensi La Nina, sehingga tidak mendorong peningkatan harga-harga pangan yang signifikan. Pasalnya, kenaikan harga pangan dapat memicu penurunan daya beli masyarakat.
(ind)
Lihat Juga :