RI Telah Masuki Masa Pemulihan, Menko Airlangga Paparkan Buktinya

Rabu, 04 November 2020 - 15:23 WIB
"Sejalan dengan hal tersebut, industri pengolahan sebagai kontributor terbesar dimana aktivitas industri yang mulai pulih ini tercermin dari peningkatan impor bahan baku dan barang modal dan neraca perdagangan di triwulan ketiga surplus menjadi USD8 miliar. Sehingga di triwulan keempat diharapkan semuanya akan positif terutama daya beli masyarakat dan peningkatan investasi," jelasnya.

Airlangga menuturkan, perbaikan ekonomi tidak hanya terjadi di sektor riil tetapi juga di pasar modal dan sektor keuangan. Indeks harga saham Indonesia sudah mencapai 5.159 dan kurs rupiah sudah mencapai Rp14.585 per 3 November.

(Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus, Jokowi Minta Belanja Digeber)

"Kinerja emiten juga 63% masih membukukan profit, dan sejalan dengan kondisi yang membaik, investment grade Indonesia berada di posisi BBB di bulan Agustus 2020 lalu," paparnya.

Dia menambahkan, pemulihan ekonomi Indonesia akibat krisis pandemi tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Untuk bangkit dari keterpurukan duo krisis kesehatan dan ekonomi dibutuhkan kerja sama semua elemen bangsa untuk mengatasinya termasuk kalangan pewirausaha dan pelaku usaha. "Saya percaya dengan kerja sama yang kuat, kita dapat menghadapi pandemi ini secara bersama-sama," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!