Menkeu Sebut 60% Warga Miskin Sudah Dapat Bansos
Jum'at, 13 November 2020 - 13:37 WIB
Pada kluster kesehatan, Menteri keuangan menyampaikan pagu pada kluster ini mengalami penyesuaian menjadi Rp97,26 triliun. Pagu ini termasuk SiLPA earmark untuk vaksin sebesar Rp29,23 triliun. Dengan penyesuaian pagu tersebut, realisasi PEN pada sektor kesehatan Rp34,07 triliun atau 35%.
"Manfaat program kluster kesehatan itu untuk tenaga kesehatan, belanja penanganan Covid-19, gugus tugas penanganan Covid-19, santunan kematian tenaga kesehatan, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan insentif perpajakan kesehatan," katanya.
Lalu, program realisasi kluster perlindungan sosial telah mencapai 77,3% atau Rp181,11 triliun dari pagu penyesuaian Rp234,33 triliun. (Baca Juga: Dibayang-bayangi Pandemi, Mendung Masih Gelayuti Ekonomi RI )
“Yang menerima Program Keluarga Harapan itu 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kartu sembako 19,4 juta KPM, bantuan sosial tambahan ada 9 juta KPM, bantuan sosial sembako hampir 2 juta KPM di Jabodetabek dan 9,2 juta di non Jabodetabek, plus bantuan langsung tunai Dana Desa," tandasnya.
"Manfaat program kluster kesehatan itu untuk tenaga kesehatan, belanja penanganan Covid-19, gugus tugas penanganan Covid-19, santunan kematian tenaga kesehatan, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan insentif perpajakan kesehatan," katanya.
Lalu, program realisasi kluster perlindungan sosial telah mencapai 77,3% atau Rp181,11 triliun dari pagu penyesuaian Rp234,33 triliun. (Baca Juga: Dibayang-bayangi Pandemi, Mendung Masih Gelayuti Ekonomi RI )
“Yang menerima Program Keluarga Harapan itu 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kartu sembako 19,4 juta KPM, bantuan sosial tambahan ada 9 juta KPM, bantuan sosial sembako hampir 2 juta KPM di Jabodetabek dan 9,2 juta di non Jabodetabek, plus bantuan langsung tunai Dana Desa," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :