Tahun Depan Pasar Minyak Sawit Masih Belum Encer
Jum'at, 20 November 2020 - 18:51 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memprediksi pasar crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah belum pulih 100% di tahun depan. Kendati pandemi Covid-19 tidak berdampak terlalu signifikan terhadap industri sawit, namun sejumlah faktor seperti perubahan perilaku konsumen dan harga komoditas minyak sawit menjadi penentu di tahun depan.
"Tahun depan mungkin belum 100% pulih karena new normal akan terjadi beberapa perubahan perilaku dalam konsumsi dan lainnya," ujar Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dalam jumpa pers virtual, Jumat (20/11/2020). ( Baca juga:IPOC ke-16 Bahas Strategi Industri Sawit di Era New Normal )
Menurut Joko, pasar masih akan menyesuaikan diri dengan kondisi new normal. Sementara konsumsi di dalam negeri terjadi peningkatan terutama untuk oleokimia.
"Perilaku hidup bersih akan menjadi tren. Dan yang perlu di-highlight tahun ini adalah konsumsi oleokimia dalam negeri meningkat," imbuhnya.
"Tahun depan mungkin belum 100% pulih karena new normal akan terjadi beberapa perubahan perilaku dalam konsumsi dan lainnya," ujar Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dalam jumpa pers virtual, Jumat (20/11/2020). ( Baca juga:IPOC ke-16 Bahas Strategi Industri Sawit di Era New Normal )
Menurut Joko, pasar masih akan menyesuaikan diri dengan kondisi new normal. Sementara konsumsi di dalam negeri terjadi peningkatan terutama untuk oleokimia.
"Perilaku hidup bersih akan menjadi tren. Dan yang perlu di-highlight tahun ini adalah konsumsi oleokimia dalam negeri meningkat," imbuhnya.
Lihat Juga :