Catat Ya! Pemulihan Ekspor Jadi Kabar Baik, Tapi Konsumsi Belum Pulih

Minggu, 22 November 2020 - 09:33 WIB
(Baca Juga: Pemerintah Akui Surplus Neraca Dagang Tak Berarti Ekonomi Stabil )

Selain itu selama konsumen kelas menengah dan atas tahan belanja, maka industri tidak berani menambah stok pasokan bahan baku termasuk bahan baku impor. Lalu dari sisi impor barang konsumsi negatif -7,58% dibanding bulan sebelumnya.

"Padahal pelaku usaha biasanya stok impor barang konsumsi untuk mempersiapkan Harbolnas 11.11 pada bulan berikutnya. Penjualan lewat e-commerce meskipun naik, tapi belum bisa mengimbangi penurunan tajam pada ritel konvensional. Ini berarti konsumsi memang belum pulih," bebernya.

Sementara dari kinerja ekspor non migas ada kenaikan 3,54% secara month to month. Ekspor disuport oleh perbaikan permintaan di China yang naik 8,9% dibanding bulan sebelumnya. "Porsi ekspor ke China juga merangkak menjadi 18,6% dari total ekspor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!