APBN 2021 Dikritisi Belum Kedepankan Skenario Pemulihan
Senin, 23 November 2020 - 14:13 WIB
Namun sayangnya, kata dia, belanja transfer daerah ditinggalkan dalam fase pemulihan ekonomi, dimana dibandingkan sebelum pandemi -7,2% (APBN 2020). Lalu, menurutnya struktur prioritas APBN Tahun 2021 juga terdapat skema anggaran yang tidak mengedepan skenario pemulihan ekonomi tahun 2021.
"Skema pemulihan sepatutnya tetap membutuhkan anggaran fungsi ekonomi, infrastruktur dan sosial yang lebih tinggi," Tauhid menegaskan.
(Baca Juga: Blak-blakan Sri Mulyani, APBN dan Semua Sektor Shock)
Kemudian, defisit anggaran yang ditetapkan pada APBN tahun 2021 sebesar 5,7% PDB, dimana kenaikannya sangat tinggi, yakni 227,6% dibandingkan sebelum pandemi. Meskipun, lebih rendah jika dibandingkan Pepres 72 Tahun 2020 yang sebesar -3,61%.
"Skema pemulihan sepatutnya tetap membutuhkan anggaran fungsi ekonomi, infrastruktur dan sosial yang lebih tinggi," Tauhid menegaskan.
(Baca Juga: Blak-blakan Sri Mulyani, APBN dan Semua Sektor Shock)
Kemudian, defisit anggaran yang ditetapkan pada APBN tahun 2021 sebesar 5,7% PDB, dimana kenaikannya sangat tinggi, yakni 227,6% dibandingkan sebelum pandemi. Meskipun, lebih rendah jika dibandingkan Pepres 72 Tahun 2020 yang sebesar -3,61%.
(fai)
Lihat Juga :