Kemajuan Pembangunan LRT Jabodebek Capai 79,52%

Minggu, 29 November 2020 - 18:44 WIB
Lebih lanjut Pundjung menjelaskan, mengenai integrasi antarmoda dari LRT dengan beberapa moda yang lain. Pundjung mengaku sudah menjalin kerja sama untuk integrasi antar-moda di beberapa stasiun.

Misalnya saja di Stasiun Terminal Kampung Rambutan yang akan terhubung dengan Terminal Kampung Rambutan. Kemudian integrasi dengan stasiun kereta rel listrik (KRL) sebanyak dua stasiun, yakni Tebet dan Dukuh Atas.

“Untuk integrasi ada beberapa titik integrasi penting yang sudah kita kerja samakan dengan beberapa stakeholder, misalnya di Stasiun Terminal Kampung Rambutan, di situ akan ada integrasi yang luar biasa dengan Terminal Kampung Rambutan, kemudian juga ada KRL, ada dua titik yang dengan KRL. Pertama di KRL Tebet dan juga yang ada di KRL Dukuh Atas,” jelasnya.

Selain itu, ada beberapa intergasi antara Stasiun LRT dengan Halte Trans Jakarta. Salah satu contohnya adalah integrasi yang dibangun di sepanjang jalur Kuningan, Jakarta. ( Baca juga:Selasa, Polda Metro Panggil Habib Rizieq Terkait Kerumunan di Petamburan )

“Misalnya, integrasi yang kita bangun dengan Transjakarta di sepanjang Kuningan. Di situ ada tiga stasiun yang kita integrasikan dengan halte Kuningan, semula halte Kuningan terpisah dengan kita, kita satukan menjadi satu. Di atas merupakan stasiun dari LRT, di bawahnya adalah merupakan halte dari Transjakarta sehingga perpindahan penumpang akan lebih mulus di situ,” jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!