Anti Kumuh, Ruang Terbuka Publik Gairahkan Ekonomi Daerah

Senin, 30 November 2020 - 09:44 WIB
Berangkat dari arah kebijakan tersebut, Ditjen Cipta Karya telah melaksanakan peningkatan kualitas permukiman kumuh dari tahun 2019 yang berfokus pada tepian Sungai Krueng Aceh. Penataan kawasan yang dilakukan sepanjang bantaran sungai termasuk membenahi keberadaan pedagang kuliner.

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pembangunan pedestrian, kios kuliner, toilet, dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU). Pemanfaatan sempadan sungai sebagai lokasi pedagang kuliner dimaksudkan agar kawasan ini menjadi pusat kuliner Banda Aceh.

Selain Peunayong, kekumuhan juga terjadi di kawasan Seutui yang berada di Kecamatan Baiturrahman. Kawasan di tepi Sungai Krueng Daroy ini menghadapi permasalahan kumuh akibat sempadan sungai dipergunakan oleh warga sekitar untuk mendirikan bangunan hunian secara liar, dimana sebagian besar hunian tersebut tidak layak dan tidak sesuai aturan.

Tingkat kekumuhan semakin tinggi karena buruknya kondisi jalan lingkungan yang masih berupa perkerasan tanah, kondisi drainase yang rusak dan tidak dipelihara, sarana dan prasarana pengelolaan air limbah tidak sesuai standar teknis, serta belum tersedianya akses air minum. Kondisi tersebut diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di lahan kosong dan sungai.

(Baca Juga: Desinfeksi UV-C Memberikan Anda Rasa Aman dari COVID-19 di Ruang Publik)

Melihat kondisi tersebut, penataan kawasan Seutui dilaksanakan mulai dari pembangunan pedestrian, gapura, jembatan pejalan kaki, dan taman. Selain itu juga dibangun Ruang Terbuka Publik sebagai media warga sekitar untuk bersosialisasi. Dengan tersedianya sarana dan prasarana pendukung, kawasan Seutui disiapkan sebagai salah satu destinasi wisata baru di Kota Banda Aceh yang bertemakan sejarah dan budaya. Hal ini mengingat peran dan pengaruh penting kawasan Seutui dalam pengembangan sosial budaya masyarakat Banda Aceh melalui pelestarian cagar budaya.

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kekumuhan kawasan Peunayong dan Seutui turut mengubah wajah Kota Banda Aceh tampak begitu indah, berkualitas, dan tentunya berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan sosial masyarakatnya.
(fai)
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More