Pantas Saja Dana Asing Kembali Masuk ke Indonesia, Imbal Hasilnya Tertinggi di ASEAN

Selasa, 01 Desember 2020 - 14:44 WIB
Menurut Ali, walaupun peningkatan ini belum sebanyak yang diharapkan, tapi setidaknya terlihat hampir sekitar USD3 miliar yang kembali dan kebanyakan di pasar obligasi pemerintah dan itu menunjukkan kepercayaan investor asing untuk kembali berinvestasi di Indonesia.

"Jadi kita melihat masih ada faktor pendorong untuk perbaikan di tahun 2021," ucap dia.

Memang di sektor korporasi masih belum banyak aktivitas dan suntikan investasi, tapi setidaknya mulai ada peningkatan dari sisi penjualan dari bulan September hingga Oktober di beberapa sektor industri. ( Baca juga:Suasana Horor GP Bahrain, Grosjean Lolos dari Kobaran Api )

Dia menuturkan, pemerintah harus terus proaktif dan konsisten, tidak hanya melalui inisiatif kebijakan dari besaran stimulus tapi juga dari sisi penyaluran stimulus tersebut untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia. Serta, konsisten melalui reformasi struktural sehingga bisa menarik lebih banyak investasi asing (FDI), terlebih ada momentum baik seperti UU Cipta kerja yang baru saja disetujui.

“Sebenarnya sangat sulit untuk bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Namun apabila dilihat dari konsensus kebanyakan pelaku pasar, 2021 tampaknya akan menjadi tahun yang lebih positif.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!