Tahun 2021, Produksi CPO Ditargetkan 47,41 Juta Ton
Jum'at, 04 Desember 2020 - 08:58 WIB
Meskipun pemerintah telah menaikkan levy (pungutan ekspor) namun karena pasar ekspor yang masih melemah, dana dari pungutan ekspor belum tentu maksimal. Hingga September 2020, GAPKI mencatat total ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 24,08 juta ton dengan nilai ekspor mencapai USD15,49 miliar. China masih menjadi negara tujuan ekspor utama bagi Indonesia.
Baca Juga: Dapat Insentif, China Pilih Impor Minyak Sawit dari Malaysia Ketimbang Indonesia?
Menurut Togar, China yang merupakan negara pertama adanya kasus Covid-19 bisa bertahan dari pandemi Covid-19. Bulan Juli hingga September menunjukkan adanya tanda baik dari China, yaitu tingkat permintaan yang kembali stabil dan normal. Dia berharap tingkat permintaan China akan perlahan kembali normal di tahun 2021 seiring dengan pemulihan ekonomi pasca Covid-19. "Sebelumnya, penurunan permintaan di China terjadi pada bulan Maret 2020 akibat penutupan akses beberapa pelabuhan namun ekspor perlahan meningkat pada Juli 2020," tuturnya.
Baca Juga: Dapat Insentif, China Pilih Impor Minyak Sawit dari Malaysia Ketimbang Indonesia?
Menurut Togar, China yang merupakan negara pertama adanya kasus Covid-19 bisa bertahan dari pandemi Covid-19. Bulan Juli hingga September menunjukkan adanya tanda baik dari China, yaitu tingkat permintaan yang kembali stabil dan normal. Dia berharap tingkat permintaan China akan perlahan kembali normal di tahun 2021 seiring dengan pemulihan ekonomi pasca Covid-19. "Sebelumnya, penurunan permintaan di China terjadi pada bulan Maret 2020 akibat penutupan akses beberapa pelabuhan namun ekspor perlahan meningkat pada Juli 2020," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :