Sempat Rugi, Pertamina Proyeksikan Laba Bersih Rp11,2 Triliun di Akhir Tahun
Senin, 07 Desember 2020 - 13:40 WIB
Meski dihadang triple shock, Pertamina memperkirakan perolehan laba bersih USD800 juta di akhir tahun 2020. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memproyeksikan perolehan laba bersih di tahun 2020 sekitar USD800 juta atau sekitar Rp11,2 triliun (kurs Rp14.000/USD) dan EBITDA lebih dari USD7 miliar atau sekitar Rp98 triliun.
Sebelumnya, pada semester I/2020 lalu, Pertamina mencatatkan kerugian bersih. Namun memasuki paruh kedua tahun 2020, Pertamina melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, yaitu melakukan transformasi, efisiensi, dan akuntabilitas secara konsisten. Alhasil, di penghujung tahun 2020 Pertamina optimistis berhasil mencetak laba bersih.
(Baca Juga: Aktif Tanggulangi Covid-19, Pertamina Raih Iconomics CSR Awards 2020)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, meskipun perusahaan terdampak triple shock karena pandemi Covid-19, namun seluruh lini bisnis terus bergerak menuntaskan target tahun 2020 sesuai KPI yang ditetapkan pemegang saham.
Sebelumnya, pada semester I/2020 lalu, Pertamina mencatatkan kerugian bersih. Namun memasuki paruh kedua tahun 2020, Pertamina melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, yaitu melakukan transformasi, efisiensi, dan akuntabilitas secara konsisten. Alhasil, di penghujung tahun 2020 Pertamina optimistis berhasil mencetak laba bersih.
(Baca Juga: Aktif Tanggulangi Covid-19, Pertamina Raih Iconomics CSR Awards 2020)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, meskipun perusahaan terdampak triple shock karena pandemi Covid-19, namun seluruh lini bisnis terus bergerak menuntaskan target tahun 2020 sesuai KPI yang ditetapkan pemegang saham.
Lihat Juga :