Demi Ketersediaan Pangan, Mentan Wanti-wanti ASN Kementan Jaga Amanah Rakyat

Kamis, 10 Desember 2020 - 09:36 WIB
(Baca juga:Penyuluh Pertanian harus Aktif Input dan Update Data Petani)

Sebelumnya, PKN II dibuka Mentan Syahrul di tempat yang sama pada 12 Agustus lalu. Diikuti 36 peserta dari Kementan, tiga dari Kemendag, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua dari Kemendes, dan enam pejabat pemerintah provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan meninjau Pameran Inovasi Proyek Perubahan (Proper) didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dan dipandu Kapusluh Leli Nuryati sebagai peserta pameran PKN II. Dedi Nursyamsi mengapresiasi Leli Nuryati, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP (Pusluhtan) sebagai salah satu dari 12 peserta PKN II dengan kategori 'sangat memuaskan' dari Angkatan XVII.

Selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa PKN II Angkatan XVII berupaya menghasilkan pemimpin yang menghadirkan perubahan serta menguasai manajemen kritis. “Pemimpin berkualitas akan menawarkan solusi hingga terobosan luar biasa. Inovasi dan kreativitas yang dimiliki akan menawarkan terobosan penting,” kata Dedi.

(Baca juga:Jakarta Selatan dan Purwakarta Kekurangan Penyuluh Pertanian)

Menurut Dedi, PKN Tingkat II penting untuk peningkatan kualitas SDM serta didukung penuh oleh Mentan Syahrul. “Kami inisiatif mengajukan diri sebagai penyelenggara. Apalagi, support Mentan luar biasa. LAN juga menyambut positif,” kata Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!