Jokowi Dorong Daerah Percepat Terbitkan Surat Utang
Kamis, 10 Desember 2020 - 14:05 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar akses pembiayaan bagi masyarakat terus ditingkatkan. Jokowi mengatakan bahwa salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memperkuat infrastruktur percepatan akses keuangan.
“Penguatan infrastruktur pemercepat akses keuangan juga harus dilakukan dengan cara yang lebih agresif,” katanya di acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) , Kamis (10/12/2020). ( Baca juga:Sudah Ada Kredit Anti-Rentenir, Lintah Darat Bakal Kocar-Kacir )
Terkait penguatan infrastruktur tersebut dia mendorong agar penerbitan obligasi daerah segera direalisasikan.
“Pendirian Jamkrida, pendirian lembaga keuangan mikro, penyediaan agen bank di setiap desa. Termasuk juga percepatan penerbitan obligasi daerah. Ini penting. Dan upaya-upaya lain,” ujarnya.
Jokowi pun kembali mengingatkan bahwa semua itu harus dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa. Dengan begitu percepatan bisa dilakukan.
“Percepatan ini tidak mungkin dilakukan jika caranya masih biasa-biasa saja. Harus ada terobosan-terobosan baru yang inovatif dan efisien,” ujarnya.
“Penguatan infrastruktur pemercepat akses keuangan juga harus dilakukan dengan cara yang lebih agresif,” katanya di acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) , Kamis (10/12/2020). ( Baca juga:Sudah Ada Kredit Anti-Rentenir, Lintah Darat Bakal Kocar-Kacir )
Terkait penguatan infrastruktur tersebut dia mendorong agar penerbitan obligasi daerah segera direalisasikan.
“Pendirian Jamkrida, pendirian lembaga keuangan mikro, penyediaan agen bank di setiap desa. Termasuk juga percepatan penerbitan obligasi daerah. Ini penting. Dan upaya-upaya lain,” ujarnya.
Jokowi pun kembali mengingatkan bahwa semua itu harus dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa. Dengan begitu percepatan bisa dilakukan.
“Percepatan ini tidak mungkin dilakukan jika caranya masih biasa-biasa saja. Harus ada terobosan-terobosan baru yang inovatif dan efisien,” ujarnya.
Lihat Juga :