Vaksin Merah Putih Diproduksi Beriringan dengan Alat Diagnosis Covid-19 Lewat Nafas

Jum'at, 11 Desember 2020 - 20:51 WIB
Menristek menerangkan, vaksin bisa diproduksi dan digunakan pada kuartal IV tahun 2021. Begitu juga dengan alat diagnosis Covid-19 melalui hembusan nafas. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah menargetkan vaksin Corona Merah Putih bisa diproduksi dan digunakan pada kuartal IV tahun 2021. Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, vaksin Merah Putih adalah vaksin yang dikembangkan di dalam negeri. Adapun hal itu hasil kerja sama antara lembaga Eijkman, Bio Farma, dan Sinovac dari China.

"Kita selalu membuat riset untuk penanganan Covid-19. Seperti saat ini, pada triwulan terakhir tahun depan (2021) sudah bisa dipakai vaksin Covid-19 Merah Putih. Ini rangka dapatkan herd immunity atau kekebalan kelompok," ujar Bambang Brodjo dalam sebuah webinar, Jumat (11/12/2020).



(Baca Juga: Satgas: Vaksin Merah Putih Baru Akan Didistribusikan Awal 2022 )

Kata dia, sudah 6 institusi yang kembangkan bibit vaksin merah putih. Dia mengatakan semua institusi ini akan tetap memperhatikan aspek kecepatan pengembangan vaksin Covid-19. Nantinya akan dilakukan dengan objek berupa manusia selama 3 kali uji klinis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!