Vaksin Merah Putih Diproduksi Beriringan dengan Alat Diagnosis Covid-19 Lewat Nafas
Jum'at, 11 Desember 2020 - 20:51 WIB
"Kita harapkan vaksin Merah Putih awal tahun depan sudah bisa masuk bibit vaksinnya, jadi siap diujicobakan ke manusia dengan uji klinis I, II, dan III," bebernya.
(Baca Juga: Dorong Kemandirian, RI Andalkan Vaksin Merah Putih di 2022 )
Saat ini, peneliti dari Universitas Gadjah Mada akan memproduksi alat diagnosis Covid-19 dengan harga terjangkau secara massal. Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan, alat yang dinamakan GeNose itu, bisa mendeteksi Covid-19 melalui embusan napas.
"Ini inovasi yang luar biasa. Karena pertama mendeteksi virus itu adanya di ada saluran pernapasan. Itu artinya napas kita mengandung suatu senyawa yang bisa diindikasikan terpapar oleh Covid 19," bebernya.
(Baca Juga: Dorong Kemandirian, RI Andalkan Vaksin Merah Putih di 2022 )
Saat ini, peneliti dari Universitas Gadjah Mada akan memproduksi alat diagnosis Covid-19 dengan harga terjangkau secara massal. Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan, alat yang dinamakan GeNose itu, bisa mendeteksi Covid-19 melalui embusan napas.
"Ini inovasi yang luar biasa. Karena pertama mendeteksi virus itu adanya di ada saluran pernapasan. Itu artinya napas kita mengandung suatu senyawa yang bisa diindikasikan terpapar oleh Covid 19," bebernya.
(akr)
Lihat Juga :