Waspada! Paguyuban Pengusaha Muda Ramal RI Masih Resesi
Kamis, 17 Desember 2020 - 18:15 WIB
Sebagai informasi, HIPMI menandatangan nota kesepemahaman dengan INKOPPOL. Nantinya, program pendampingan dan pembiayaan ini akan dilakukan dimulai di kawasan DKI Jakarta terlebih dahulu. “Nantinya, akan ada beberapa klaster yang mendapatkan pendampingan ini. Misalnya usaha baru dan mengembangkan usaha dan Inkoppol dan HIPMI mendukung. Kita daei 50-100 orang dan tahun depan target 1.000-2.000 berjalan dan kita mulai sedikit 1.00 binaan,” jelasnya.
Baca Juga: Kena Prank, IHSG Bisa Ambrol di Bawah 6.000
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Sari W. Pramono mengatakan, para pelaku UMKM khususnya yang kehilangan pekerjaan perlu mendapatkan dukungan berupa pendampingan dan akses pembiyaan. Sehingga masyarakat yang terkena PHK ini tidak terus menerus menerima bantuan dari pemerintah.
“Dalam masa pandemi ini banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaan. Sehingga kita merasakan bahwa HIPMI masyarakat bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus terus menerus menerima bantuan dari pemerintah. Inilah tujuan MoU kita pada hari ini,” ucapnya.
Baca Juga: Kena Prank, IHSG Bisa Ambrol di Bawah 6.000
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Sari W. Pramono mengatakan, para pelaku UMKM khususnya yang kehilangan pekerjaan perlu mendapatkan dukungan berupa pendampingan dan akses pembiyaan. Sehingga masyarakat yang terkena PHK ini tidak terus menerus menerima bantuan dari pemerintah.
“Dalam masa pandemi ini banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaan. Sehingga kita merasakan bahwa HIPMI masyarakat bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus terus menerus menerima bantuan dari pemerintah. Inilah tujuan MoU kita pada hari ini,” ucapnya.
(nng)
Lihat Juga :