AS 'Jegal' Wakil Afrika di Bursa Bos Organisasi Perdagangan Dunia

Minggu, 20 Desember 2020 - 09:50 WIB
Sedangkan Ngozi Okonjo-Iweala menegaskan, dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu dan memiliki pengalaman yang tepat dengan perdagangan dan membawa pesan reformasi. Juru bicaranya mengatakan kepada BBC: "Dr Okonjo-Iweala menantikan untuk terlibat dengan pemerintahan Biden dan berharap bahwa konsensus akhir dapat segera tercapai. WTO sangat perlu untuk bekerja pada saat krisis global ini."

(Baca Juga: Wamendag Paparkan UU Cipta Kerja, WTO Apresiasi Indonesia )

Seorang pemimpin baru WTO dipandang sangat penting untuk mencapai perubahan dalam perdagangan global. Lighthizer mengatakan, WTO secara besar-besaran membutuhkan reformasi. Dia menambahkan "kita perlu mulai membuat kemajuan" pada proses itu.

Jika Direktur Jenderal baru tidak ditunjuk sebelum pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS pada 20 Januari. Kemungkinan prosesnya akan tertunda selama beberapa bulan karena tim perdagangan AS baru diberlakukan setelahnya.

Biden juga berpeluang meninjau lagi kebijakan perdagangan AS, karena puluhan kelompok industri mendesaknya untuk melakukan hal itu. Tetapi dia telah mengatakan, tidak berencana untuk segera menghapus kebijakan arif yang dikenakan Trump pada China, dan yang WTO telah dinilai "tidak konsisten" dengan aturan perdagangan internasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!