Lembaga Eijkman: Vaksin bisa dari Rusia, Cina, atau Amerika

Minggu, 27 Desember 2020 - 12:13 WIB
Sejauh ini vaksin Sputnik V telah didaftarkan di beberapa negara di dunia, seperti Brasil, India, dan Belarus. Teranyar, Malaysia dilaporkan tengah dalam pembicaraan untuk membeli 6,4 juta dosis vaksin Sputnik V. ( Baca juga:Gandeng E-Commerce, Fintech hingga Toko Ritel, Akseptasi TapCash Semakin Luas )

Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia Khairy Jamaluddin, menjelaskan Pemerintah Malaysia ingin memiliki banyak alternatif vaksin guna meminimalisir berbagai risiko yang ada. Misalnya, risiko gagal distribusi vaksin ke 26,5 juta warga atau sekitar 82,8% dari total populasi negara tersebut.

"Kami ingin memiliki lebih banyak penyangga," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!