Wacana Bank Batasi Pembiayaan Perumahan Bakal Bikin Sektor Properti Melambat (Lagi)
Selasa, 29 Desember 2020 - 13:48 WIB
"Namun dengan kondisi yang kita tahu saat ini, banyak sekali yang melakukan restrukturisasi. Kemudian melihat dari NPL (non performing loan) cenderung meningkat dan risiko-risiko menimbulkan gejolak perbankan diredam sebisa mungkin. Tapi sayang salah satunya dengan membatasi pembiayaan di sektor properti," kata dia. ( Baca juga:Gisel Jadi Tersangka Kasus Video Porno )
Ahmad menilai rencana ini merupakan suatu hal yang wajar karena di masa pandemi terdapat gejolak supply dan demand yang salah satunya berdampak pada sektor properti. "Nah dengan membatasi pembiayaan ini kan berarti perbankan ingin meredam risiko seperti NPL yang diprediksi akan semakin tinggi, kemudian kredit macet. Inilah yang saya kira menjadi pilihan yang sulit ya," ucapnya.
Ahmad melanjutkan, di satu sisi sebenarnya properti masih menjadi sektor yang prospektif dalam membangun Indonesia. Tapi di tengah pandemi ini terlihat bahwa sektor properti mengalami kenaikan yang harus menjadi perhatian.
Ahmad menilai rencana ini merupakan suatu hal yang wajar karena di masa pandemi terdapat gejolak supply dan demand yang salah satunya berdampak pada sektor properti. "Nah dengan membatasi pembiayaan ini kan berarti perbankan ingin meredam risiko seperti NPL yang diprediksi akan semakin tinggi, kemudian kredit macet. Inilah yang saya kira menjadi pilihan yang sulit ya," ucapnya.
Ahmad melanjutkan, di satu sisi sebenarnya properti masih menjadi sektor yang prospektif dalam membangun Indonesia. Tapi di tengah pandemi ini terlihat bahwa sektor properti mengalami kenaikan yang harus menjadi perhatian.
(uka)
Lihat Juga :