Dari Hobi Jadi Lahan Bisnis Menguntungkan
Sabtu, 02 Januari 2021 - 12:14 WIB
Bisnis jasa titipan menjadi fenomena menarik dalam perkembangan bisnis di Indonesia. (Ilustrasi: Sindonews/Bobby Firmansyah)
ERA digital ikut menumbuhkan sejumlah sektor bisnis baru di tengah masyarakat, salah satunya jasa titipan (jastip). Peluang usaha baru ini tengah ngehits lantaran tidak semua orang bisa mendapatkan barang yang diinginkannya.
Vita Indriani, 30, misalnya, memutuskan mundur dari pekerjaannya sebagai staf di perusahaan multinasional untuk memulai bisnis jastip ini. Dengan bermodalkan pinjaman dari ibunya, dia berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk melakukan perjalanan jastip pertamanya.
Sejak menjalani bisnis jastip tujuh bulan lalu, Vita menjadi ketagihan. Bahkan, ia mengakui bahwa bisnis ini adalah mata pencaharian utamanya saat ini. "Sampai akhir Januari nanti, saya sudah ada jadwal mau kemana saja. Yang terdekat minggu depan mau ke Kuala Lumpur (Malaysia)," cerita Vita, Jumat (1/1/2021).
Vita mengungkapkan, keuntungan yang diraih dari bisnis jastipnya bisa mencapai Rp12 juta sampai Rp15 juta per bulan. Dan, ia senang melakukannya karena bisa menyalurkan dua hobi secara bersamaan. yaitu traveling dan shopping.
"Capek pasti, tapi tidak merasa direpotkan karena memang hobi. Makanya, tidak semua orang bisa memulai bisnis ini. Harus sabar, ikhlas, dan jujur, harus siap panas-panasan. Saya pernah jalan berkilo-kilo dari pagi sampai sore untuk mencari pesanan pelanggan, tapi itu tidak saya jadikan beban," tambahnya.
Selain Vita, Indah Fitriani, 33, juga menjalankan bisnis yang sama. Namun, ia lebih memfokuskan bisnis jastipnya untuk dekorasi rumah dari berbagai retail ternama seperti IKEA, Informa, Zara Home. dan butik Vivere di Jakarta. Ia menekuni binis ini sejak 2017 lalu sebagai pekerjaan sampingan. Namun, pada pada 2018 ia memutuskanresign dari pekerjaannya di bidang marketing dan memilih fokus bisnis jastip melalui akun @fittigallery.
Vita Indriani, 30, misalnya, memutuskan mundur dari pekerjaannya sebagai staf di perusahaan multinasional untuk memulai bisnis jastip ini. Dengan bermodalkan pinjaman dari ibunya, dia berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk melakukan perjalanan jastip pertamanya.
Sejak menjalani bisnis jastip tujuh bulan lalu, Vita menjadi ketagihan. Bahkan, ia mengakui bahwa bisnis ini adalah mata pencaharian utamanya saat ini. "Sampai akhir Januari nanti, saya sudah ada jadwal mau kemana saja. Yang terdekat minggu depan mau ke Kuala Lumpur (Malaysia)," cerita Vita, Jumat (1/1/2021).
Vita mengungkapkan, keuntungan yang diraih dari bisnis jastipnya bisa mencapai Rp12 juta sampai Rp15 juta per bulan. Dan, ia senang melakukannya karena bisa menyalurkan dua hobi secara bersamaan. yaitu traveling dan shopping.
"Capek pasti, tapi tidak merasa direpotkan karena memang hobi. Makanya, tidak semua orang bisa memulai bisnis ini. Harus sabar, ikhlas, dan jujur, harus siap panas-panasan. Saya pernah jalan berkilo-kilo dari pagi sampai sore untuk mencari pesanan pelanggan, tapi itu tidak saya jadikan beban," tambahnya.
Selain Vita, Indah Fitriani, 33, juga menjalankan bisnis yang sama. Namun, ia lebih memfokuskan bisnis jastipnya untuk dekorasi rumah dari berbagai retail ternama seperti IKEA, Informa, Zara Home. dan butik Vivere di Jakarta. Ia menekuni binis ini sejak 2017 lalu sebagai pekerjaan sampingan. Namun, pada pada 2018 ia memutuskanresign dari pekerjaannya di bidang marketing dan memilih fokus bisnis jastip melalui akun @fittigallery.
Lihat Juga :