Prospek Cerah, Batu Bara Akan Mumbul dalam Jangka Pendek
Rabu, 06 Januari 2021 - 13:58 WIB
"Kenaikan HBA Januari lebih banyak disebabkan oleh meningkatnya permintaan batu bara di musim dingin terutama oleh China yang juga akibat keterbatasan (shortage) pasokan domestik batu bara mereka. Ke depan, kebijakan pemerintah China terkait dengan kuota impor batubara sangat berperan," ujarnya ketika dihubungi, Rabu (6/1/2021).
(Baca Juga: Industri Batu Bara RI Bisa Jadi Pemain Global, Begini Caranya)
Hendra melanjutkan, dampak dari ketegangan antara China dan Australia juga akan memberikan peluang bagi eksportir Indonesia untuk mengisi sebagian pasar di China. Menurut dia, kualitas batu bara Australia yang diekspor ke China umumnya kalori tinggi, sedangkan ekspor Indonesia sebagian besar kalori menengah dan rendah.
Adapun pesaing lainnya adalah Rusia, Kolombia dan Afrika Selatan. "Dampak positif lainnya adalah ketegangan tersebut salah satu yang mendorong harga komoditas meningkat yang juga dinikmati oleh eksportir dari Indonesia," tandasnya.
(Baca Juga: Industri Batu Bara RI Bisa Jadi Pemain Global, Begini Caranya)
Hendra melanjutkan, dampak dari ketegangan antara China dan Australia juga akan memberikan peluang bagi eksportir Indonesia untuk mengisi sebagian pasar di China. Menurut dia, kualitas batu bara Australia yang diekspor ke China umumnya kalori tinggi, sedangkan ekspor Indonesia sebagian besar kalori menengah dan rendah.
Adapun pesaing lainnya adalah Rusia, Kolombia dan Afrika Selatan. "Dampak positif lainnya adalah ketegangan tersebut salah satu yang mendorong harga komoditas meningkat yang juga dinikmati oleh eksportir dari Indonesia," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :