Tahun Ini Diramalkan Tambah 1,1 Juta Pengangguran Lagi Akibat Pandemi
Kamis, 07 Januari 2021 - 14:36 WIB
Yang lebih memprihatinkan menurutnya adalah robohnya pilar industri bahkan sebelum pandemi. Pada masa pandemi sektor industri lebih terpuruk lagi penyerapan tenaga kerja baru masih sangat terbatas. "Industri akan cenderung mempekerjakan tenaga kerja yang sebelumnya dirumahkan atau dikurangi jam kerjanya," kata dia.
Dia pun memperkiraan tingkat kemiskinan naik 10,5%. Tetapi jumlah penduduk yang hampir miskin (near poor) masih jauh lebih banyak dari angka kemiskinan dengan garis batas kemiskinan yang rendah.
(Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Pandemi Balikkan Capaian Angka Kemiskinan)
"Jika garis batas ditingkatkan maka lebih banyak lagi kasus kemiskinan tersebut, yang masuk katagori hampir miskin dan sesungguhnya memang miskin," imbuh Didik.
Meski demikian menurut dia program perlindungan sosial pada PEN membantu menjadi bantalan sosial untuk masyarakat. Tingkat pengangguran yang meningkat akan mendorong tambahan penduduk miskin baru, khususnya berasal dari kelompok di atas garis kemiskinan.
Dia pun memperkiraan tingkat kemiskinan naik 10,5%. Tetapi jumlah penduduk yang hampir miskin (near poor) masih jauh lebih banyak dari angka kemiskinan dengan garis batas kemiskinan yang rendah.
(Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Pandemi Balikkan Capaian Angka Kemiskinan)
"Jika garis batas ditingkatkan maka lebih banyak lagi kasus kemiskinan tersebut, yang masuk katagori hampir miskin dan sesungguhnya memang miskin," imbuh Didik.
Meski demikian menurut dia program perlindungan sosial pada PEN membantu menjadi bantalan sosial untuk masyarakat. Tingkat pengangguran yang meningkat akan mendorong tambahan penduduk miskin baru, khususnya berasal dari kelompok di atas garis kemiskinan.
(fai)
Lihat Juga :