Ekspor April Turun 13,33% Jadi USD12,19 Miliar
Jum'at, 15 Mei 2020 - 10:00 WIB
Sementara ekspor nonmigas justru jatuh lebih dalam lagi, sebab jika dibandingkan Maret 2020 anjlok 13,66% dari USD l13,41 miliar menjadi USD11,58 miliar (mtm). Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu turun tipis yakni sebesar 6,38%.
"Kalau kita lihat penyebabnya ekspor migas kita turun 6,55% dan ekspor nonmigas kita juga turun 13,66%," ujar Suhariyanto dalam teleconference, Jumat (15/5/2020)
(Baca Juga: Ekspor April Turun 7,02% Jadi USD12,19 Miliar)
Menurut pria yang akrab dipanggil Kecuk ini, penurunan ekspor migas ini diaebabkan adanya penurunan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pada April 2020 juga tidak ada ekspor minyak mentah.
"Khusus untuk migas ini catatannya pada April 2020 tidak ada ekspor minyak mentah, sementara nilai hasil minyaknya volumenya naik 20,4%. Tapi karena harga minyak yang turun tajam itu yang menyebabkan turun 1,81%," jelasnya.
"Kalau kita lihat penyebabnya ekspor migas kita turun 6,55% dan ekspor nonmigas kita juga turun 13,66%," ujar Suhariyanto dalam teleconference, Jumat (15/5/2020)
(Baca Juga: Ekspor April Turun 7,02% Jadi USD12,19 Miliar)
Menurut pria yang akrab dipanggil Kecuk ini, penurunan ekspor migas ini diaebabkan adanya penurunan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pada April 2020 juga tidak ada ekspor minyak mentah.
"Khusus untuk migas ini catatannya pada April 2020 tidak ada ekspor minyak mentah, sementara nilai hasil minyaknya volumenya naik 20,4%. Tapi karena harga minyak yang turun tajam itu yang menyebabkan turun 1,81%," jelasnya.
(fai)
Lihat Juga :