Utang Luar Negeri Capai Rp5.800 Triliun pada Kuartal I/2020
Jum'at, 15 Mei 2020 - 12:49 WIB
Perkembangan ini disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan ULN lembaga keuangan dan melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan. "Pada akhir kuartal I/2020, ULN lembaga keuangan terkontraksi -2,3% (yoy), berbalik arah dari triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,6% (yoy)," ungkapnya.
Dia menambahkan, ULN perusahaan bukan lembaga keuangan juga tumbuh melambat dari 7,6% (yoy) pada kuartal IV/2019 menjadi 6,7% (yoy) pada kuartal I/2020.
"Beberapa sektor dengan pangsa ULN terbesar, yakni mencapai 77,7% dari total ULN swasta, adalah sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor pertambangan & penggalian, dan sektor industri pengolahan," pungkasnya.
Dia menambahkan, ULN perusahaan bukan lembaga keuangan juga tumbuh melambat dari 7,6% (yoy) pada kuartal IV/2019 menjadi 6,7% (yoy) pada kuartal I/2020.
"Beberapa sektor dengan pangsa ULN terbesar, yakni mencapai 77,7% dari total ULN swasta, adalah sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor pertambangan & penggalian, dan sektor industri pengolahan," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :