BPS Ungkap Indonesia Banyak Mengimpor 'Makanan Sisa'

Jum'at, 15 Januari 2021 - 14:05 WIB
Adapun untuk barang modal nilai impor pada Desember 2020 tercatat sebesar USD2,53 miliar. Catatan itu naik 3,89% dibandingkan dengan bulan sebelumya dan naik 3,17% dibandingkan periode yang sama pada 2019.

"Di sana ada berbagai perlengkapan mesin yang kita impor dari beberapa negara, seperti Italia dan Korea Selatan dan impor barang modal juga naik 3,17% kalau dibandingkan dengan posisi Desember 2019," bebernya.

Berdasarkan golongan barang utama, impor pada bulan tersebut secara nilai paling tinggi untuk ampas atau sisa industri makanan yang mencapai peningkatan 41,77%. Begitu juga volumenya, yang menjadi peningkatan tertinggi sebesar 37,10%.

Berdasarkan negara asalnya, impor tertinggi pada Desember 2020 meningkat drastis dari China sebesar USD550,1 juta dan Brasil USD135,1 juta. Penurunan terbesar dari Jepang yang mencapai minus USD95,5 juta. ( Baca juga:Terungkap, Arya Saloka Pernah Jadi Fotografer Kawinan )

"Peningkatan impor paling utama adalah berasal dari Tiongkok. Sebaliknya, impor dari Jepang, Hong Kong, Republik Ceska, Afrika Selatan dan Kanada pada Desember 2020 ini mengalami penurunan meski tidak terlalu dalam," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!