Tambah Produksi 751 BOPD, Produksi PEP Adera Field 500 Persen dari Target
Jum'at, 15 Januari 2021 - 15:08 WIB
Program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1.500 HP ini yang awalnya dilaksanakan dengan target 52 hari kalender dapat diselesaikan dalam 48 hari kalender. "Dengan demikian, menghasilkan efesiensi biaya dan waktu yang signifikan," imbuhnya.
Medical Supervisor PEP Asset 2 Dokter Nirwan Abidin mengatakan, penyesuaian protokol kesehatan terjadi pada crew change dan operasi personil saat di lapangan. "Ada perbedaan saat melakukan operasional pemboran di waktu normal dengan di masa pandemi, seperti medical test screening saat para engineer dan operator memasuki lokasi," katanya.
Semua personil, wajib melalukan karantina selama empat hari dan selanjutnya melaksanakan PCR test, begitu didapat hasilnya negatif dan dinyatakan fit untuk ke lokasi, barulah personil bersangkutan diperbolehkan memasuki lokasi kerja.
"Sebaliknya apabila hasil positif dan tidak fit, personel yang bersangkutan tidak diperkenankan memasuki lokasi atau bekerja," kata Nirwan.
Nirwan menambahkan meskipun kegiatan pemboran dilakukan dengan penyesuaian protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, kegiatan pemboran dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan selamat.
Kegiatan pemboran sumur sukes dilakukan setelah penyelesaian pemboran pada Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) Blok Barat Struktur Benuang yang belum pernah diproduksikan pada sumur-sumur sekitarnya. Adapun pemboran pada Blok Barat Struktur Benuang terakhir dilakukan pada 1986, sehingga keberhasilan ini tentunya menjadi potensi baru dan membuka peluang peningkatan produksi di Field Adera.
Medical Supervisor PEP Asset 2 Dokter Nirwan Abidin mengatakan, penyesuaian protokol kesehatan terjadi pada crew change dan operasi personil saat di lapangan. "Ada perbedaan saat melakukan operasional pemboran di waktu normal dengan di masa pandemi, seperti medical test screening saat para engineer dan operator memasuki lokasi," katanya.
Semua personil, wajib melalukan karantina selama empat hari dan selanjutnya melaksanakan PCR test, begitu didapat hasilnya negatif dan dinyatakan fit untuk ke lokasi, barulah personil bersangkutan diperbolehkan memasuki lokasi kerja.
"Sebaliknya apabila hasil positif dan tidak fit, personel yang bersangkutan tidak diperkenankan memasuki lokasi atau bekerja," kata Nirwan.
Nirwan menambahkan meskipun kegiatan pemboran dilakukan dengan penyesuaian protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, kegiatan pemboran dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan selamat.
Kegiatan pemboran sumur sukes dilakukan setelah penyelesaian pemboran pada Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) Blok Barat Struktur Benuang yang belum pernah diproduksikan pada sumur-sumur sekitarnya. Adapun pemboran pada Blok Barat Struktur Benuang terakhir dilakukan pada 1986, sehingga keberhasilan ini tentunya menjadi potensi baru dan membuka peluang peningkatan produksi di Field Adera.
Lihat Juga :