Berikut 4 Program Energi Terbarukan di 2021
Jum'at, 15 Januari 2021 - 17:27 WIB
Dadan mengakui penyerapan B30 di tahun 2020 sempat mengalami penurunan sebesar 12% dari alokasi yang ditetapkan sebesar USD9,55 juta KL menjadi USD8,4 juta kilo liter (KL). "Kita udah siap dari sisi porduksi, logistik, dan transportasi, tapi karena pandemi covid-19 dari sisi konsumsi berkurang," terangnya.
Di tahun 2021, penyerapan biodiesel ditargetkan mencapai 9,2 juta KL. "Ini suplai dari 10 perusahaan BBN (bahan bakar nabati) dan disalurkan 20 perusahaan BBN," ungkap Dadan.
Selanjutnya yang menjadi fokus Dadan adalah co-firing biomass. Program ini merupakan metode memanfaatkan biomassa sebagai subtitusi atau campuran batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Adapula percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Fleksibilitas lokasi (lahan) dan waktu yang singkat dalam pembangunan menjadi pertimbangan bagi pemerintah mengutamakan program tersebut. "Ada PLTS atap/rooftop, PLTS terapung di waduk atau bendungan, dan PLTS skala besar," bebernya.
Baca Juga: Realisasi Investasi EBTKE Masih Jauh dari Target
Di tahun 2021, penyerapan biodiesel ditargetkan mencapai 9,2 juta KL. "Ini suplai dari 10 perusahaan BBN (bahan bakar nabati) dan disalurkan 20 perusahaan BBN," ungkap Dadan.
Selanjutnya yang menjadi fokus Dadan adalah co-firing biomass. Program ini merupakan metode memanfaatkan biomassa sebagai subtitusi atau campuran batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Adapula percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Fleksibilitas lokasi (lahan) dan waktu yang singkat dalam pembangunan menjadi pertimbangan bagi pemerintah mengutamakan program tersebut. "Ada PLTS atap/rooftop, PLTS terapung di waduk atau bendungan, dan PLTS skala besar," bebernya.
Baca Juga: Realisasi Investasi EBTKE Masih Jauh dari Target
Lihat Juga :