Tarif Tol Naik, YLKI Sebut Jalan Berlubang dan Bergelombang

Minggu, 17 Januari 2021 - 20:58 WIB
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti, kurangnya perbaikan standar pelayanan minimum (SPM) oleh operator di tengah kenaikan tarif jalan tol. Foto/Dok
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti, kurangnya perbaikan standar pelayanan minimum (SPM) oleh operator jalan tol di tengah kenaikan tarif . Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, selama ini kebanyakan implementasi SPM di jalan tol tidak mengalami perbaikan, meski tarifnya naik.

Hal itu terang dia, melihat mulai dari antrean panjang di loket pembayaran hingga kualitas jalan berlubang yang tak kunjung mengalami perbaikan. "Makanya harus diaudit. Salah satu SPM jalan tol adalah kondisi jalan. Banyak jalan yang berlubang dan bergelombang," ujar Tulus saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (17/1/2021).



Baca Juga: Siap-siap, Ada Kenaikan Tarif Sejumlah Ruas Jalan Tol per 17 Januari

Kata dia, kenaikan tarif jalan tol harus sesuai dengan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Sambung Tulus menambahkan, mestinya ada audit dari pihak independen untuk menilai apakah SPM benar-benar mengalami perbaikan kualitas atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!