Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali Pelan-pelan Menggerus Mal, Pengunjung Tersisa 32%
Senin, 18 Januari 2021 - 23:27 WIB
Ellen berharap, pemerintah melakukan kajian yang lebih tepat dalam menetapkan klaster Covid-19. Sebab menurutnya, pusat perbelanjaan bukanlah tempat klaster pandemi, karena sudah menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.
Baca Juga: Pengusaha Pusat Perbelanjaan Lempar Wacana Vaksinasi di Mal
Sementara itu, Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah menambahkan, PPKM telah membuat seluruh ekosistem di pusat perbelanjaan terganggu. Sehingga banyak toko-toko yang menutup usahanya.
"Biasanya pengunjung banyak datang ke pusat perbelanjaan di malam hari, tak hanya makan malam sekaligus berbelanja. Kami harapkan pemerintah bisa memperpanjang waktu untuk pelaku usaha. Hippindo merasakan sekali dampak pembatasan ini, padahal selama ini kami selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Budihardjo.
Baca Juga: Pengusaha Pusat Perbelanjaan Lempar Wacana Vaksinasi di Mal
Sementara itu, Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah menambahkan, PPKM telah membuat seluruh ekosistem di pusat perbelanjaan terganggu. Sehingga banyak toko-toko yang menutup usahanya.
"Biasanya pengunjung banyak datang ke pusat perbelanjaan di malam hari, tak hanya makan malam sekaligus berbelanja. Kami harapkan pemerintah bisa memperpanjang waktu untuk pelaku usaha. Hippindo merasakan sekali dampak pembatasan ini, padahal selama ini kami selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Budihardjo.
(akr)
Lihat Juga :