Ini Harapan Pengusaha Pribumi Indonesia Terhadap Joe Biden

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:31 WIB
"Terlebih didukung kebijakan Pemerintah Amerika yang telah memperpanjang fasilitas bebas tarif bea masuk untuk lebih 700 produk asal Indonesia ini menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh para eksportir Indonesia," ungkap dia.

Kemudian, lanjut Sarman, yang menarik adalah selama musim kampanye, Presiden Joe Biden kerap menyampaikan program pengurangan penggunaan energi fosil dan mendorong penggunaan energi baru terbarukan atau ramah lingkungan.

"Artinya bahwa selama kepemimpinan Joe Biden penggunaan energi baru terbarukan (EBT) menjadi terdepan, terlebih dalam susunan kabinetnya akan mengangkat seorang utusan khusus Presiden AS untuk perubahan iklim, hal ini mengindikasikan bahwa pemakaian energi ramah lingkungan akan semakin ditingkatkan," jelasnya.

Kebijakan ini tentu menjadi momentum bagi Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah yang menetapkan target pemanfaatan EBT sebanyak 23% dalam bauran energi nasional di tahun 2025.

Data Kementerian ESDM menyebutkan total pembangkit listrik EBT di Indonesia baru di kisaran kapasitas 10.400 megawat, masih butuh tambahan sebesar 19.000 MW untuk memenuhi target bauran EBT tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!