Serapan Anggaran Kementerian BUMN Capai 97,65 Persen

Kamis, 21 Januari 2021 - 03:00 WIB
Sementara itu, untuk Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Kementerian BUMN pada 2021 mencapai Rp228,59 miliar. Mantan Bos Inter Milan itu menyebut, jumlah tersebut lebih kecil dari anggaran 2020 karena adanya penyesuaian dengan kondisi kas negara akibat pandemi Covid-19.

Dalam proses sinkronisasi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, dana yang diajukan Erick sebesar Rp244,82. Meski begitu, perkiraanya akan difinalisasi sebesar di Rp228,59 miliar.

(Baca juga: Kata Sri Mulyani Nih: Hampir Semua Universitas Islam Dibangun Pakai Utang Syariah )

"Kami sudah coba mensinkronisasi dengan Kementerian Keuangan bahwa untuk anggaran tahun ini memang kami diminta dari anggaran tahun kemarin dari Rp266 miliar itu kurang lebih ajuan kami Rp244,82 miliar, tapi sepertinya kisaran angka (yang diterima) di di Rp228,59 miliar," katanya.

Dalam DIPA Kementerian BUMN 2021, porsi belanja yang ditetapkan Erick Thohir diantaranya belanja modal Rp19,5 miliar, belanja barang 63,8 persen, belanja pegawai 27,6 persen, dan belanja modal 8,6 persen. "Kalau dilihat pecahan anggaran kita bisa lihat belanja barang 63,8 persen, belanja pegawai 27,6 persen, belanja modal jadinya 8,6 persen," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!