Warga Khofifah dan Kang Emil Paling Demen Nabung
Jum'at, 22 Januari 2021 - 11:09 WIB
"Perlambatan ini disebabkan tabungan rupiah di wilayah Sumatera Utara dan Jawa Timur," jelasnya. ( Baca juga:Kasus Covid-19 Belum Juga Turun, Tersisa 1.059 Tempat Tidur di RSDC Wisma Atlet )
Sebelumnya, penyaluran kredit pada Desember 2020 oleh perbankan masih melanjutkan kontraksi. Penyaluran kredit pada Desemver 2020 tercatat sebesar Rp5.482,5 triliun atau tumbuh negatif 2,7 % ( yoy), lebih dalam bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya (-1,7% yoy).
Penurunan penyaluran kredit disebabkan penurunan kredit kepada debitur korporasi dan perlambatan kredit. Kredit kepada korporasi tercatat turun lebih dalam, dari -34% (yoy) pada November 2020 menjadi -5,1 (yoy) pada Desember 2020.
Sebelumnya, penyaluran kredit pada Desember 2020 oleh perbankan masih melanjutkan kontraksi. Penyaluran kredit pada Desemver 2020 tercatat sebesar Rp5.482,5 triliun atau tumbuh negatif 2,7 % ( yoy), lebih dalam bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya (-1,7% yoy).
Penurunan penyaluran kredit disebabkan penurunan kredit kepada debitur korporasi dan perlambatan kredit. Kredit kepada korporasi tercatat turun lebih dalam, dari -34% (yoy) pada November 2020 menjadi -5,1 (yoy) pada Desember 2020.
(uka)
Lihat Juga :