Infrastruktur Rusak Digoyang Gempa, DJKN: Betapa Pentingnya Asuransi Ketika Begini

Jum'at, 22 Januari 2021 - 19:39 WIB
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam hal ini Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) mencatat banyak infrastruktur dengan estimasi kerugian senilai Rp 405,72 miliar. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam hal ini Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) mencatat banyak infrastruktur yang rusak akibat Gempa di Kota Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Infrastruktur yang rusak adalah jembatan dan Jalan Trans Sulawesi senilai Rp 405,72 miliar.

"Dan juga dampak ke infrastruktur cukup banyak juga terhadap 23 jembatan dan juga untuk jalan sementara yang kami peroleh data 20 kilometer (km), ini Jalan Trans Sulawesi. Nilainya cukup lumayan Rp405,72 miliar," terang Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sulbar, Ekka Sudana dalam video virtual, Jumat (22/1/2021).



Baca Juga: Efek Gempa Majene Merusak BMN, Total Kerugian Rp494,28 Miliar

Kata dia, infrastruktur tersebut tak memiliki asuransi barang milik negara (BMN), maka untuk perbaikannya terpaksa menunggu kucuran dana dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang memakan waktu cukup lama. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya asuransi BMN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!