Dua Katalis Tersisa Jadi Game Charger Ekonomi, Salah Satunya Dana Abadi
Senin, 25 Januari 2021 - 11:55 WIB
Ia mengatakan implementasi proyek infrastruktur dari belanja modal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp400 triliun kemungkinan besar akan menghadapi tantangan dari belum terciptanya herd immunity."Rendahnya capex di 2020 telah berdampak pada turunnya angka potential output di 2021," ujar Adrian.
Baca Juga: Mampukah Dana Abadi Kurangi Ketergantungan pada Utang
Belum terciptanya optimal mix antara capex swasta dan capex pemerintah di tahun 2021 berpotensi menurunkan potential output di tahun 2022. Terkait faktor produksi tenaga kerja, menurut dia bila Indonesia belajar dari episode krisis kita sendiri tahun 1998 dan krisis di negara-negara lain, pekerja yang terlalu lama dirumahkan akan cenderung kesulitan memperoleh kembali pekerjaannya.
Pola ini nampaknya akan terulang di 2022, saat bisnis semakin mengarah kepada moda digital atau bahkan penggunaan Artificial Intelligence yang lebih marak. Dilihat dari perspektif ini, kata dia, hanya tersisa dua katalis investasi yang diharapkan berperan sebagai game changer.
Baca Juga: Mampukah Dana Abadi Kurangi Ketergantungan pada Utang
Belum terciptanya optimal mix antara capex swasta dan capex pemerintah di tahun 2021 berpotensi menurunkan potential output di tahun 2022. Terkait faktor produksi tenaga kerja, menurut dia bila Indonesia belajar dari episode krisis kita sendiri tahun 1998 dan krisis di negara-negara lain, pekerja yang terlalu lama dirumahkan akan cenderung kesulitan memperoleh kembali pekerjaannya.
Pola ini nampaknya akan terulang di 2022, saat bisnis semakin mengarah kepada moda digital atau bahkan penggunaan Artificial Intelligence yang lebih marak. Dilihat dari perspektif ini, kata dia, hanya tersisa dua katalis investasi yang diharapkan berperan sebagai game changer.
(akr)
Lihat Juga :