Mampukah Dana Abadi Kurangi Ketergantungan pada Utang

Senin, 25 Januari 2021 - 09:17 WIB
loading...
Mampukah Dana Abadi...
Kehadiran lembaga pengelola investasi (LPI) yang diberi nama INA atau dana abadi diharapkan bisa memberikan alternatif sumber pembiayaan lain sehingga mengurangi ketergantungan pada utang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kehadiran lembaga pengelola investasi (LPI) yang diberi nama Indonesia Investment Authority (INA) atau dana abadi diharapkan bisa memberikan alternatif sumber pembiayaan lain sehingga mengurangi ketergantungan pada utang . Sebelum ada LPI, pemerintah mengandalkan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan pinjaman bilateral.

“Besaran biaya ini tentu bergantung pada risiko yang dihadapi. Namun, hadirnya LPI ini diharapkan dapat memberikan alternatif sumber pembiayaan lain sehingga mengurangi ketergantungan pada utang,” ujar Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puteri Anetta Komaruddin kepada SINDONews.

Baca Juga: Lembaga Pengelola Investasi, Ikhtiar Mandiri dengan Dana Abadi

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin siap meluncurkan LPI yang akan menjadi alternatif pembiayaan pembangunan di dalam negeri. Pemerintah sudah aktif mengundang investor untuk membenamkan dananya di Nusantara.

Langkah itu nantinya perlu diimbangi dengan transparansi. Pada tahap awal, pemerintah ingin menggunakan dana LPI untuk pembangunan infrastruktur. Sebagai modal pemerintah akan membenamkan fulus sebesar Rp75 triliun.

Puteri Anetta mengatakan, LPI memiliki potensi yang besar untuk memperluas pembiayaan pada sektor-sektor lain, seperti pariwisata, teknologi, dan EBT. Tentu saja, hal tersebut dengan memperhatikan kelayakan bisnis dan profil risiko setiap proyek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Rekomendasi
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved