Gaduh Soal Wisata Halal, Sandi Minta Jangan Terjebak pada Istilah
Kamis, 28 Januari 2021 - 16:33 WIB
Sandi menuturkan, wisata halal ini sebagai layanan tambahan atau extension of services. Pihaknya juga bicara beberapa daerah wisata sudah memberikan banyak pelayanan untuk wisatawan muslim.
"Seperti di Bali banyak sekali restoran-restoran yang memberikan layanan untuk wisatawan muslim, di Danau Toba juga sama, di Labuan Bajo juga banyak. Akan tetapi, karena permintaannya semakin meningkat, harus kita berikan fokus untuk menyesuaikan dengan permintaan tadi, yaitu rebalancing supply and demand," tuturnya. ( Baca juga:Ketularan Bursa Asia, IHSG Terperosok Jatuh ke Bawah Level 6.000 )
Dia juga menambahkan wisata religi mengalami peningkatan di Indonesia. Bahkan tidak cuma wisata religi untuk muslim.
"Saya telah bertemu dengan Keuskupan Ruteng di Ruteng (NTT). Pak Uskup menyampaikan kepada saya terkait wisata religi di Manggarai Barat Sampai ke Larantuka, dia punya enam spot untuk retreat yang akhirnya nanti ada salib besar di Larantuka," tandas dia.
"Seperti di Bali banyak sekali restoran-restoran yang memberikan layanan untuk wisatawan muslim, di Danau Toba juga sama, di Labuan Bajo juga banyak. Akan tetapi, karena permintaannya semakin meningkat, harus kita berikan fokus untuk menyesuaikan dengan permintaan tadi, yaitu rebalancing supply and demand," tuturnya. ( Baca juga:Ketularan Bursa Asia, IHSG Terperosok Jatuh ke Bawah Level 6.000 )
Dia juga menambahkan wisata religi mengalami peningkatan di Indonesia. Bahkan tidak cuma wisata religi untuk muslim.
"Saya telah bertemu dengan Keuskupan Ruteng di Ruteng (NTT). Pak Uskup menyampaikan kepada saya terkait wisata religi di Manggarai Barat Sampai ke Larantuka, dia punya enam spot untuk retreat yang akhirnya nanti ada salib besar di Larantuka," tandas dia.
(uka)
Lihat Juga :