Hery Gunardi Janjikan Bank Syariah Indonesia Bukan Sekedar Penggabungan Bank Saja

Senin, 01 Februari 2021 - 14:59 WIB
Dia menjanjikan, transformasi ke depannya dengan penguatan layanan, SDM, serta Teknologi Digital. Pihaknya juga menjanjikan akan fokus menyasar segmen UMKM secara terintegrasi. Selain itu juga akan melayani konsumer, ritel, hingga nasabah global melalui produk sukuk. "Kami berjanji akan berkontribusi pada pemerataan ekonomi masyarakat melalui ZISWAF," katanya.

Proses merger ini melibatkan PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah. Bank hasil merger ini memiliki aset Rp214,6 triliun dengan modal inti Rp20,4 triliun. "Aset Bank Syariah Indonesia Rp210 triliun," lanjutnya.

Jumlah tersebut menempatkan bank hasil merger masuk dalam daftar 10 besar bank terbesar di tanah air dari sisi aset. Sekaligus menjadi Top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar.

Baca Juga: Terungkap! Tiga Sektor Bisnis Ini Bakal Digarap Bank Syariah Indonesia


Selain itu, Bank Syariah Indonesia memiliki 1.200 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Tiko sapaan Kartika, ingin kantor cabang ketiga bank ini bisa mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Bahkan menargetkan pengumpulan DPK harus bisa melampaui pencapaian dari bank konvensional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!