Akhirnya Punya Bank Syariah Indonesia, Sri Mulyani: Jangan Cederai Kepercayaan

Senin, 01 Februari 2021 - 19:48 WIB
"Selamat untuk melaksanakan tugas baru bagi Bank Syariah Indonesia. Semoga seluruh dukungan dan seluruh harapan yang dititipkan kepada manajemen akan terus diemban dengan konsisten dan amanah sehingga akan menjadi bank syariah yang akan meningkatkan nama Indonesia dan juga meningkatkan kemampuan bisnis model yang berbasis syariah," paparnya.

Bank syariah memiliki posisi yang unik dalam industri keuangan. Namun dengan berpedoman pada prinsip-prinsip syariah yang menonjolkan aspek keadilan, aspek profit loss sharing antara pemilik dana (shahibul maal) dan pengelola dana (mudharib), maka daya tahan industri keuangan syariah menjadi lebih kuat.

"Dengan prinsip tersebut, secara teoritis bank syariah seharusnya memiliki bisnis model yang resilient, berdaya tahan pada saat kondisi risiko dan ekonomi yang memburuk tidak akan mendapatkan negative spread seperti yang dialami oleh bank konvensional," ujar Menkeu.

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Pendirian BSI Bukan untuk Mengejar Kebanggaan Selain itu, lanjutnya, bank syariah juga memiliki hubungan yang kuat dengan kegiatan sektor riil. Hal ini karena underlying transaction bank syariah merupakan kegiatan ekonomi riil yang ada di dalam masyarakat. Sehingga, kehadiran BSI diharapkan betul-betul mampu menggerakkan sektor riil, utamanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Dengan potensi yang sangat besar dan kemampuan menggunakan sumber daya yang ada di dalam BSI untuk betul-betul membangun ekonomi masyarakat dan kegiatan-kegiatan yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah bagian dari hal fondasi untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!