Klaim Impor Ubin Premium Tak Ganggu Keramik Lokal, FOSBBI Minta Safeguard Dicabut

Selasa, 02 Februari 2021 - 17:28 WIB
"Yang bisa diproduksi 370 juta. Itu untuk yang porcelain tile dan keramik. Jika dibagi lagi kapasitas untuk porcelain tile 160 juta. Yang di produksi 70 juta dan kita impor cuma 70 juta. Jika dibandingkan dengan 370 itu sedikit dan itu enggak mengganggu sama sekali industri dalam negeri," terangnya.

Baca Juga: Produk Otomotif RI Digetok Safeguard oleh Filipina, Ini Tanggapan Menperin

Bahkan, imbuh dia, dikhawatirkan bila produk ubin premium tersebut tidak terpenuhi di dalam negeri maka proyek pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah akan terganggu. Sebab, proyek-proyek besar seperti bandara, hotel, perkantoran, mall, perumahan mewah sudah beralih menggunakan produk porcelain tile.

Untuk itu, Ia meminta kepada pemerintah agar mencabut safeguard terhadap impor porceline tile. Sebab, adanya safeguard sebesar 19% ditambah 4,5% bea masuk, 12% ppn dan serta biaya lainnya, maka total costnya sampai 40 persen. "Dengan besarnya pengeluaran tersebut, membuat harga porceline tile impor tidak bisa bersaing dipasar domestik," kata dia.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!