Produk Bernilai Tambah Andalan Kemendag Hadapi Tantangan Ekspor

Selasa, 02 Februari 2021 - 17:09 WIB
Wamendag Jerry Sambuaga mengakui banyak tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekspor produk bernilai tambah. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Sejak dua tahun terakhir, Kementerian Perdagangan (Kemendag) serius mengembangkan ekspor produk yang bernilai tambah tinggi, yaitu produk berbasis teknologi atau produk jadi. Langkah ini juga seiring dengan kebijakan hilirisasi yang dicanangkan oleh Pemerintahan Jokowi.

Namun demikian, Kemendag mengakui menghadapi tantangan yang tidak mudah dari luar negeri, khususnya hambatan dalam perdagangan.



Baca Juga: Kemendag Targetkan Ekspor Non-migas Tumbuh 6,3% Tahun Ini

"Sebagai garda terdepan dalam penyelesaian perselisihan perdagangan luar negeri, tentu Kemendag siap. Kemarin hal ini sudah ditegaskan oleh Mendag. Intinya, kami sudah bertekad agar Indonesia tidak terus mengekspor barang mentah. Kita harus upgrade ke ekspor bahan baku, bahan penolong maupun barang jadi," papar Wamendag Jerry Sambuaga dalam diskusi BRI Group Economic Outlook, Selasa (2/2/2021).

Menurut Jerry, ada dua jenis hambatan dalam upaya ini yaitu, hambatan langsung terhadap produk ekspor bahan jadi Indonesia. Kedua, hambatan dalam penentuan kebijakan ekspor raw material yang sifatnya tidak terbarukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!