Gubernur BI Yakini Vaksinasi Akan Bikin Ekonomi RI Tumbuh Signifikan
Rabu, 03 Februari 2021 - 15:19 WIB
Kebijakan BI sendiri diarahkan untuk percepatan pemulihan ekonomi, mulai dari penerapan suku bunga rendah, stabilitas nilai tukar rupiah, percepatan pasar yang lebih efektif, pengembangan UMKM serta ekonomi syariah.
BI juga optimistis tahun 2021 ekonomi Indonesia akan tumbuh signifikan yang didukung oleh perbaikan ekonomi global, peningkatan ekspor, pelaksanaan vaksinasi dan pemberian berbagai stimulus ekonomi. Adapun, ekonomi bisa tumbuh 4,8% hingga 5,8%. "Perbankan juga memiliki likuiditas yang cukup besar untuk mendukung pembiayaan di sektor-sektor strategis," katanya.
Baca Juga: Gubernur BI Optimistis Ekonomi Akan Didorong Ekspor
Perry memperkirakan, defisit transaksi berjalan tahun di kisaran 1,4 hingga 1,5%. "Kita meramalkan current account deficit tahun ini antara -1% sampai -2% dari GDP atau sekitar 1,4% atau 1,5% GDP, setelah tahun lalu current account deficit sangat rendah -5%," bebernya.
BI juga optimistis tahun 2021 ekonomi Indonesia akan tumbuh signifikan yang didukung oleh perbaikan ekonomi global, peningkatan ekspor, pelaksanaan vaksinasi dan pemberian berbagai stimulus ekonomi. Adapun, ekonomi bisa tumbuh 4,8% hingga 5,8%. "Perbankan juga memiliki likuiditas yang cukup besar untuk mendukung pembiayaan di sektor-sektor strategis," katanya.
Baca Juga: Gubernur BI Optimistis Ekonomi Akan Didorong Ekspor
Perry memperkirakan, defisit transaksi berjalan tahun di kisaran 1,4 hingga 1,5%. "Kita meramalkan current account deficit tahun ini antara -1% sampai -2% dari GDP atau sekitar 1,4% atau 1,5% GDP, setelah tahun lalu current account deficit sangat rendah -5%," bebernya.
(fai)
Lihat Juga :