Lelah Bertahan, Indonesia Akan Pakai Strategi Menyerang Hadapi Kampanye Hitam Sawit

Sabtu, 06 Februari 2021 - 22:00 WIB
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa minyak sawit Indonesia telah berkontribusi sebesar 40% dari total minyak nabati dunia.

Dengan komposisi sebesar itu, tak ayal negara-negara Eropa yang memproduksi minyak nabati jenis lainnya merasa kalah saing. Lebih lagi kelapa sawit memiliki tingkat produktivitas yang lebih baik. ( Baca juga:Tim Ilmuwan Sukses Membuat Berlian di Laboratorium, Mau Tahu Caranya? )

"Indonesia mampu menghasilkan 40% dari total minyak nabati dunia. Produktivitas lebih tinggi, sehingga luasan lahan yang digunakan untuk memproduksi sawit lebih sedikit," ujar Airlangga.

Dia pun menjelaskan, untuk dapat menghasilkan 1 ton minyak sawit, hanya dibutuhkan lahan sebesar 0,3 hektare. Sementara rapeseed oil butuh 1,3 hektare, dan soybean 2,2 hektare.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!