Yeay! Wira-wiri Naik Bus Sudah Bisa Tes GeNose
Minggu, 07 Februari 2021 - 17:00 WIB
“Kami harapkan ini dapat bermanfaat untuk mendeteksi kesehatan para calon penumpang angkutan bus dan penyeberangan. Kami targetkan dalam sehari dapat mengecek antara 50 hingga 100 penumpang di Terminal Pulogebang yang perharinya ada sekitar 700 sampai 1000 penumpang,” kata Budi.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo selaku pengelola Terminal Tipe A Pulogebang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenhub yang telah memfasilitasi pengecekan kesehatan secara gratis melalui GeNose.
"Dengan adanya pengecekan melalui GeNose secara gratis ini, para pengguna Bus AKAP tentu akan merasa terbantu dan terlindungi. Mengingat harga tiket bus cukup murah, sehingga kalau harus membayar untuk melakukan pengecekan rapid test tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit," ujar Syafrin.
Baca Juga: Dibuka Sejak 3 Februari, 2.580 Penumpang KA Gunakan Test Genose
Dalam kegiatan pengecekan secara acak menggunakan GeNose di Terminal Pulogebang, salah satu Penumpang Bus bernama Johan Hadian mengatakan sangat senang dan terbantu. Menurutnya, pelaksanaan testnya sangat mudah dan dengan waktu yang tidak lama dapat diketahui hasilnya bahwa dirinya dinyatakan negatif dan dapat melanjutkan perjalanan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo selaku pengelola Terminal Tipe A Pulogebang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenhub yang telah memfasilitasi pengecekan kesehatan secara gratis melalui GeNose.
"Dengan adanya pengecekan melalui GeNose secara gratis ini, para pengguna Bus AKAP tentu akan merasa terbantu dan terlindungi. Mengingat harga tiket bus cukup murah, sehingga kalau harus membayar untuk melakukan pengecekan rapid test tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit," ujar Syafrin.
Baca Juga: Dibuka Sejak 3 Februari, 2.580 Penumpang KA Gunakan Test Genose
Dalam kegiatan pengecekan secara acak menggunakan GeNose di Terminal Pulogebang, salah satu Penumpang Bus bernama Johan Hadian mengatakan sangat senang dan terbantu. Menurutnya, pelaksanaan testnya sangat mudah dan dengan waktu yang tidak lama dapat diketahui hasilnya bahwa dirinya dinyatakan negatif dan dapat melanjutkan perjalanan.
(nng)
Lihat Juga :