Tinjau Lokasi PLTP yang Telan 5 Korban Jiwa, ESDM Lakukan Pendalaman Investigasi

Selasa, 09 Februari 2021 - 08:14 WIB
PLTP Sorik Marapi. Foto/Kementerian ESDM
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan penanganan sosial terhadap korban yang terpapar gas H2S pada lokasi proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, sudah tertangani dengan baik.

"Saya memastikan penanganan sosial korban pasca-kejadian tanggal 25 Januari 2021 ini berjalan dengan baik," ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021). ( Baca juga:Ti-ati Yak! Dua Produk Reksa Dana Ini Kena Suspen OJK )



Menurut Dadan, pihaknya melakukan pendalaman atas investigasi dari segi teknis operasional PLTP. "Kami melakukan pendalaman dari investigasi terkait operasional PLTP-nya. Jadi bukan investigasi urusan hukum tapi investigasi masalah teknis kenapa hal itu bisa terjadi. Itu merupakan tugas kami, tugas kepolisian dan aparat hukum nanti terkait dengan aspek lain, kami tidak ikut sampai situ," ungkapnya.

Dadan menegaskan, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) selaku pengelola proyek berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses dan rekomendasi. Salah satu rekomendasi yang diberikan oleh pemerintah adalah dengan memprioritaskan terlebih dahulu penanganan korban dan secara paralel dilakukan investigasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!