Kasus Gagal Bayar Asuransi Marak, Lembaga Penjamin Polis Didorong

Minggu, 14 Februari 2021 - 11:53 WIB
Kasus gagal bayar perusahaan asuransi, menjadi sorotan publik belakangan ini, BPKN mendorong pembentukan Lembaga Penjamin Polis untuk menjamin kepastian hukum perlindungan konsumen. Foto/Dok
JAKARTA - Kasus gagal bayar perusahaan asuransi, khususnya asuransi jiwa menjadi sorotan publik belakangan ini mengingat dalam sepuluh tahun terakhir rentetan kasus gagal bayar asuransi membuat cemas masyarakat. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendorong pemerintah untuk merealisasikan pembentukan Lembaga Penjamin Polis untuk menjamin kepastian hukum perlindungan terhadap konsumen industry asuransi .

Seperti yang telah diamanatkan oleh undang-undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang perasuransian. Apalagi kasus gagal bayar tersebut terjadi pada perusahaan-perusahaan asuransi besar yang membuat citra public terhadap industri asuransi runtuh.



"Dan juga meningkatkan peran OJK dalam pengawasan terhadap klausula baku dengan melakukan kontrol terhadap perjanjian sebelum digunakan perusahaan asuransi dan memastikan bahwa perjanjian yang beredar tidak melanggar ketentuan klausula baku dalam UUPK dan POJK No. 1/POJK.07/2013 Tentang Perlindungan Konsumem Sektor Jasa Keuangan," terang Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal E Halim.

Baca Juga: Kisruh Gagal Bayar Asuransi Makin Ngeri, OJK Dorong UU Jaminan Polis
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!